PENGGUNAAN PRODUK TIK DALAM PROGRAM PENYULUHAN
Nama: Khairunnisa
Nim : 19005020
Jurusan Pendidikan Luar Sekolah
Penggunaan produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran pada program penyuluhan
Dalam era globalisasi yang semakin menguat, penguasaan terhadap Teknologi Komunikasi dan Informasi merupakan keharusan yang tak lagi bisa ditawar. Teknologi diyakini sebagai alat pengubah. Sejarah membuktikan evolusi teknologi selalu terjadi sebagai tujuan atas hasil upaya keras para jenius yang pada gilirannya temuan teknologi tersebut diaplikasikan untuk memperoleh kemudahan dalam aktivitas kehidupan dan selanjutnya memperoleh manfaat dari padanya. Teknologi juga memegang peranan penting dalam pengembangan pertanian. Salah satu contoh Teknologi Informasi Komunikasi yaitu internet. Internet menyajikan informasi tanpa batas. Lewat internet sangat diharapkan dapat digunakan untuk mencari segala informasi yang dibutuhkan dan dapat pula digunakan oleh masyarakat desa untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian melalui korespondensi dengan orang lain atau perusahaan di berbagai penjuru dunia.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berperan dalam mendukung tersedianya informasi pertanian yang relevan dan tepat waktu. TIK dalam sektor pertanian yang tepat waktu dan relevan memberikan informasi yang tepat guna ke pada petani untuk pengambilan keputusan dalam berusaha tani, sehingga efektif meningkatkan produktivitas, produksi dan keuntungan. Yang tidak kalah penting, media internet juga bisa menjadi media pembelajaran yang efektif untuk para petani. Kandungan informasi tentang pertanian yang sangat luas dan menarik bisa menjadi media untuk meningkatkan kualitas sumberdaya menusia pertanian. Apalagi sekarang hampir semua lembaga dan instansi pertanian telah memiliki website, yang memuat berbagai hasil penelitian dan terapan teknologi pertanian sehingga petani bisa mengambil ilmu dan pengalaman dari website tersebut.
Melalui kegiatan aplikasi teknologi informasi dan komunikasi, diperoleh manfaat dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di antaranya adalah:
Mendorong terbentuknya jaringan informasi pertanian di tingkat lokal dan nasional.
Membuka akses petani terhadap informasi pertanian untuk:
1) meningkatkan peluang potensi peningkatan pendapatan dan cara pencapaiannya;
2) meningkatkan kemampuan petani dalam meningkatkan posisi tawarnya, serta
3) meningkatkan kemampuan petani dalam melakukan diversifikasi usahatani dan merelasikan komoditas yang diusahakannya dengan input yang tersedia, jumlah produksi yang diperlukan dan kemampuan pasar menyerap output.
Mendorong terlaksananya kegiatan pengembangan, pengelolaan dan pemanfaatan informasi pertanian secara langsung maupun tidak langsung untuk mendukung pengembangan pertanian lahan marjinal.
Memfasilitasi dokumentasi informasi pertanian di tingkat lokal (indigeneous knowledge) yang dapat diakses secara lebih luas untuk mendukung pengembangan pertanian lahan marjinal.
Dengan berkembangnya teknologi informasi dan multimedia yang begitu cepat maka akan berdampak pada peningkatan terhadap kualitas sumber daya tenaga penyuluh. Penyuluh pertanian dituntut untuk memahami teknologi informasi dan komunikasi selain dari ilmu-ilmu mengenai pertanian. Para penyuluh juga harus mampu mengaplikasikan teknologi informasi sebelum mereka melakukan penyuluhan. Sehingga pada akhirnya penyuluhan berfungsi untuk menjembatani kesenjangan antara praktek yang harus atau biasa dijalankan oleh petani dengan pengetahuan dan teknologi yang selalu berkembang yang menjadi kebutuhan petani tersebut.
Komentar
Posting Komentar